Tampilkan postingan dengan label REMAJA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label REMAJA. Tampilkan semua postingan

Mahasiswa Oral Seks di Mobil Rental, CD Basah Disita

Written By Kelulut Klanceng on Rabu, 20 Juni 2012 | 13.16

Pria berinisial MR (23) dan pasangan wanita berinisial CN (20) berstatus mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi di Banda Aceh dan Langsa terancam hukuman cambuk. Mereka tertangkap basah saat melakukan oral seks di dalam mobil rental merek Xenia dengan kondisi setengah telanjang di pinggiran Krueng Lamyong, Rabu (30/5) sore oleh petugas Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh yang sedang patroli dikawasan itu.

Kedua pelanggar Qanun Nomor 14 Tahun 2003 tentang Khalwat (Mesum) dibawa petugas ke Kantor Satpol PP dan WH Banda Aceh untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mesum (zinah) yang sudah mereka lakukan. Turut disita mobil rental Xenia bernomor polisi BK 1163 JZ, celana dalam (CD) basah, dan handphone.

Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Fadhil yang didampingi Danton WH Sabri, Kamis (31/5) di Banda Aceh yang dikonfirmasi Harian Aceh membenarkan pihaknya telah menciduk pasangan mesum di bantaran Krueng Lamyong, Darussalam, Rabu (30/5) sekitar pukul 17.02 WIB.

Kini kata Fadhil, kedua pasangan yang sudah pacaran selama dua tahun tersebut masih diintrogasi di ruang penyidik dan kemungkinan pihaknya akan melimpahkan kasus tersebut ke Satpol PP dan WH provinsi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Karena ini sudah termasuk pelanggaran berat dan mereka sudah melakukan mesum (zinah) jadi kasus ini akan kita limpahkan ke provinsi. Kemungkinan keduanya akan diperadilankan dan terancam hukuman cambuk minimal lima kali cambuk dan maksimal sembilan kali cambuk,” tegas Fadhil.

Fadhil menceritakan kronologis penangkapan. Rabu (30/5) sekitar pukul 17.02 WIB, saat melintas di bantaran Krueng Lamyong, Darussalam, petugas WH Banda Aceh yang melakukan patroli melihat mobil Xenia yang mencurigakan. Saat petugas mendekat, mengintip dari arah belakang kaca mobil melihat dua anak manusia berlainan jenis non muhrim itu sedang melakukan oral seks.

Mereka setengah telajang berada di kursi depan kiri setir yang sudah diturunkan. Saat itu petugas WH wanita mengedor pintu mobil, selang berapa menit mobil baru dibuka. Kedua pelanggar Qanun Nomor 14 Tahun 2003 itu pun dibawa ke Kantor Satpol PP dan WH Banda Aceh.

Kata Fadhil, menurut pengakuan MR, dia baru mengantarkan abangnya di pelabuhan Ulee Lheue menuju Sabang. Setelah itu dia menjemput pacarnya CN di Darussalam dan kemudian rawon-rawon ke Kota Banda Aceh. Kedua mahasiswa asal Aceh Timur itu kemudian berhenti di Krueng Lamyong dan melakukan perbuatan mesum di dalam Mobil rental tersebut.

“Mereka ditangkap petugas kita yang sedang patroli di kawasan itu. Mereka juga mengaku kepada petugas saat di-BAP-kan sudah sering melakukan oral seks. Maka itu keduanya kita bina dan panggil orang tuanya. Kasus ini akan kita limpahkan ke provinsi,” kata Fadhil.| Harian-Aceh

Kebiasaan Buruk di Meja Kerja yang Memicu Penyakit

Meja kerja hampir sama akrabnya dengan tempat tidur Di tempat ini Anda biasa menghabiskan waktu panjang melakukan berbagai aktivitas — membaca email, mendengarkan musik, sampai makan siang. Pantau kembali kebiasaan bekerja Anda, jangan sampai membahayakan kesehatan.

Mendengarkan musik terlalu keras
Untuk menghormati rekan kerja yang lain, Anda menggunakan earphone untuk mendengarkan musik. Hati-hati, perhatikan volume earphone yang Anda gunakan. Seringkali saking kencangnya teman di meja sebelah masih bisa mendengar sayup-sayup suara musik.

Sebelum menggunakan earphone, pastikan posisi volume dalam keadaan 0 atau off. Ketika memasang earphone, naikkan volume pelan-pelan sampai level yang nyaman untuk kuping. Sebuah penelitian yang diadakan di Amerika menyebutkan menggunakan earphone lebih dari 90 menit secara konstan selama waktu yang lama, meningkatkan risiko terjadinya gangguan pendengaran.

Untuk kesehatan telinga, batasi volume sampai 50-70 persen batas maksimal volume. Ketika Anda merasa kuping tidak nyaman atau sakit kepala, sebaiknya hentikan penggunaan earphone segera. Sering kali karena terlalu serius bekerja, Anda sampai melupakan hal ini.

Meja yang berantakan
Tumpukan pekerjaan, kertas yang sudah tidak terpakai, sampai bekas makanan sering jadi penghuni abadi meja kerja. Pekerjaan yang terus datang dan kegiatan lain yang menyita waktu membuat Anda sering lupa merapikan meja kerja.


Ada tiga masalah yang bisa muncul dari meja kerja yang berantakan. Pertama, stres karena melihat isi meja yang tidak beraturan serta menumpuk. Kedua, munculnya bibit-bibit sarang kuman. Ketiga, penyakit otot. Penelitian yang diadakan Universitas Arizona, Amerika menemukan meja kerja rata-rata 400 kali lebih kotor dari dudukan toilet. Tempat-tempat yang paling kotor antara lain permukaan meja, keyboard komputer/laptop dan gagang telepon.

Untuk mencegahnya, bersihkan meja Anda setidaknya seminggu sekali. Pada akhir pekan atau awal pekan gunakan waktu untuk membuang hal-hal yang tidak perlu. Seka seluruh permukaan meja dan peralatan lainnya dengan tisu pembersih anti kuman. Meja yang bersih dan lapang akan membuat suasana kerja semakin menyenangkan. Tumpukan yang tidak beraturan serta posisi benda yang tidak teratur akan membuat seseorang berusaha lebih keras untuk meraih sebuah benda yang diinginkan. Tak jarang hal ini menimbulkan cedera otot ringan.

Makan di meja kerja
Ada banyak alasan sebaiknya meja kerja tidak berfungsi gandasebagai meja makan. Makan sambil mengetik di laptop Anda hanya akan membuat kuman yang bersarang di laptop pindah ke makanan lalu ke mulut Anda. Selain itu, sisa-sisa makan yang tercecer di meja bisa sumber penyakit baru karena menarik perhatian binatang-binatang kecil atau bahkan tikus di malam hari untuk mampir ke meja Anda. Walau Anda selalu berusaha membersihkan semaksimal mungkin, tetap saja risiko tersebut masih tetap bisa terjadi.

Masalah yang seringkali juga terjadi adalah rusaknya peralatan akibat makanan dan minuman yang terdapat di atas meja. Air minum yang tumpah membasahi keyboard atau saus makanan yang terpercik ke dokumen Anda tentu bukan hal yang asing. Belum tentu Anda bisa menjamin bebas akan risiko ini. Daripada harus mengganti peralatan kantor karena hal tersebut atau terlambat rapat karena harus menyiapkan ulang dokumen yang terkena makanan sebaiknya bawa makanan Anda ke tempat makan yang benar.

Makan sambil kerja membuat otak Anda menjadi tidak fokus terhadap kegiatan makan. Efeknya sama seperti makan di depan televisi. Anda bisa menghabiskan porsi lebih makan saat makan sambil kerja dibanding dengan makan yang fokus. Peneliti dari Universitas Bristol mengungkapkan, makan sambil bekerja dapat menyebabkan seseorang merasa kurang kenyang dan akan banyak mengonsumsi camilan di sore harinya. Bila diteruskan dapat meningkatkan risiko obesitas.

Selain itu tentunya tubuh dan otak Anda perlu waktu untuk penyegaran. Studi menunjukkan 15 menit saja beralih dari meja kerja untuk makan atau beristirahat dapat meningkatkan kerja otak Anda.

Terpaku di meja kerja
Berjam-jam duduk di meja kerja tanpa beristirahat dapat memicu timbulnya penyakit. Terus-menerus duduk di meja kerja dapat melambatkan kerja otak karena kurang lancarnya aliran darah. Dalam satu jam sekali setidaknya berdiri dan berjalanlah berkeliling sesaat untuk meregangkan badan dan melancarkan aliran darah.

Selain itu, postur duduk yang salah juga bisa memicu timbulnya nyeri pada punggung, leher, serta sakit kepala.

Jika ada yang ingin didiskusikan dengan teman kerja, coba sesekali datangi meja kerjanya daripada mengirim email. Kegiatan ini baik untuk menyegarkan otak dan membuat badan lebih sehat. Hindari juga menyimpan benda-benda pada bagian yang terkena tekanan saat duduk. Kantong belakang yang berisi dompet sebaiknya dikosongkan sebelum duduk. Tekanan yang terus menerus dari dompet tersebut dapat memicu nyeri pada syaraf di sekitarnya.

Untuk menjaga kesehatan mata dari paparan sinar komputer sebaiknya ikuti rumus 20-20. Setiap 20 menit, palingkan mata Anda dari layar komputer selama 20 detik untuk melihat sesuatu yang jaraknya paling tidak sejauh 5 meter. Kegiatan ringan ini jika dilakukan dapat mengurangi risiko kerusakan pada mata. | Yahoo.com

Tips dan Trik Jitu Mengatasi Emosi Remaja

Written By Kelulut Klanceng on Senin, 18 Juni 2012 | 15.39

1. Curhat Untuk Memancing Curhat. Bila pertanyaan “ada masalah apa?” dijawab dengan “nggak ada masalah” yang dingin, ceritakanlah sebuah kisah yang sifatnya personal. Namun ingat jangan pernah sekali-kali mengawali kisah Anda dengan kalimat “Saat saya seumuran kamu.” Kalimat itu sama basinya dengan sayuran kemarin sore. Cobalaha kalima tbaru seperti, “Memang saya tidak tahu bagaimana rasanya jadi anak usia 15 tahun di jaman seperti sekarang ini. Tapi sata tahu rasanya jadi orang yang kesepian.“

2. Kritiklah Kelakukannya, Bukan Anak Anda. Jangan katakan, “Hanya orang bodoh yang merokok!” namun katakan “Saya marah karena kamu telah mengambil keputusan yang salah.“. Anak Anda akan mengerti dia harus mengendalikan tingkah lakunya, demikian menurut Marc A. Zimmerman, Ph.D, profesor psikologi dari University of Michigan.

3. Carilah kejadian-kejadian yang bisa menjadi pelajaran. Jadikanlah sebuah kejadian sebagai pembuka obrolan. Misalnya saat Anda dan anak perepuan Anda berjalan di supermarket dan melihat tabloit dengan headline ‘Ariel Peterpan Punya Banyak Pacar’. Headline seperti ini bisa Anda jadikan sebagai topik pembukaan untuk masuk ke percakapan mengenai seks. Berada di luar rumah juga dapat memudahkan terjadinya pembicaraan-pembicaraan seperti di atas, karena anak sering berpikir bahwa rumah adalah wilayah kekuasaan orang tuanya.

4. Jangan Menghilang. Saat anak remaja Anda berkata “Pergi saja” ini bisa berarti, “Tinggalkan saya sendirian saat ini, namun datanglah beberapa saat lagi.“ Tunjukan kepedulian Anda dengan menyelipkan nota kecill di bawah pintunya yang menyatakan bahwa dia sangat berarti bagi diri Anda. “Bila Anda menjauhi Anak Anda di saat seperti ini, Anda tidak akan mengetahui hal-hal apa yang dianggap penting oleh anak Anda.” menurut Nancy Molitor, Ph.D, asisten profesor untuk bidang psikologi klinis di Northwestern University Medical School. Saat Anda dan anak Anda punya waktu untuk duduk bersama dan membahas masalahnya, ingatkan anak Anda bahwa dialah orang nomor satu dalam hidup Anda dengan cara memastikan segala alat komunikasi Anda.

5. Pahami Kamus Bahasanya. Memahami perkataan mereka dan makna sebenarnya merupakan hal yang harus Anda kuasai. seperti: 1) “Saya Baik-Baik Saja” artinya “pertanyaan ayah terlalu sederhana dan tidak berarti, saya tidak punya waktu untuk pertanyaan seperti itu sekarang.“, cobalah tanyakan siapa yang membuatnya kesal. 2) “Jangan Sekarang!“ artinya “saya ingin mencari jalan keluar sendiri, jadi saya akan beritahu kapan kita bisa bicara., cobalah cari tahu kapan anak Anda bisa nongkring sambil makan es krim bersama. 3) “Terserah Deh!“ artinya “Saya tidak tahu apa yang sedang saya rasakan atau apa yang ingin saya katakan -saya sedang mengulur waktu.“Anak Anda merasa bahwa pertanyaan Anda menggangu. 4) “Saya Benci Ayah!“ artinya “Saya sedang marah (bila dia benar-benar membenci Anda, dia tidak akan mengatakannya langsung). Tanyakan mengapa dia marah. 5) “Ayah Payah!” artinya bahwa kata ini merupakan versi lebih kejam dari nomor 4. Cobalah buat rumah Anda bebas dari kata-kata makian dan penuhi peraturan itu. | TipsAnda

Pria Lebih Suka Pada Wanita yang Tampak ‘Bodoh’

Pria nampaknya sejak dahulu telah terprogram untuk lebih tertarik pada perempuan yang ‘tampak bodoh’ atau gampang dibodohi untuk memudahkan penaklukan. Sebab tujuan utama spesies ini sejak jaman neanderthal masih belum banyak berubah, yaitu untuk meneruskan keberadaan manusia, atau alasan reproduksi.

Hal ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Texas-Austin University, AS, seperti dikutip dari situs Telegraph.

Para peneliti ini melakukan survey terhadap sejumlah pria dan wanita dan menyuruh mereka menyusun 88 faktor yang membuat mereka tertarik pada seorang wanita.

Lantas foto sejumlah wanita diberikan untuk menunjang penelitian, dengan gambaran perilaku atau fisik yang menampakan kelemahan dan mudahnya mereka ‘dieksploitasi’. Misalnya secara fisik lemah, pendek, atau secara psikologis nampak bodoh atau tak dewasa.

Hasilnya, para pria itu tak menunjukkan ketertarikan saat wanita menampakkan kelemahan fisik. Sebuah kerentanan fisik seperti bertubuh pendek tidak menimbulkan pria menemukan wanita yang lebih menarik secara seksual.

Tapi kerentanan psikologis, seperti ketika perempuan dewasa tapi nampak tidak terlalu cerdas, menarik minat para pria ini.

Mereka lebih tertarik untuk menjalin hubungan jangka panjang dan tertarik secara seksual pada wanita yang secara psikologis nampak kurang cerdas, atau kekanak-kanakan.

Studi ini lantas menyimpulkan: “Penilaian terhadap kerentanan wanita bisa menjadi pusat untuk pengaktifan mekanisme psikologis yang berkaitan dengan eksploitasi seksual.”

Namun untuk keadaan ini, seorang pakar relationship, Jean Hannah Edelstein, memperingatkan;

“Ini bukan resep untuk membina hubungan yang menyenangkan, memilih pasangan berdasarkan inferioritas atau kelemahan diri mereka. Sebab sebenarnya Anda melakukan itu untuk menutupi kelemahan diri Anda sendiri”. | Telegraph | Sidomi News

Wanita Florida mengaku sebagai vampir gigit seorang pria lanjut usia

Written By Kelulut Klanceng on Kamis, 08 Desember 2011 | 02.20


Rp.100.000,-
Seorang wanita Florida yang mengaku sebagai vampir dituduh melakukan penganiayaan setelah menggigit seorang pria lanjut usia. Menurut polisi, Jumat (9/9/2011), perempuan bernama Josephine Smith (22) itu menggigit lengan dan wajah Milton Ellis (69).

Ellis mengatakan kepada polisi di St. Petersburg, Florida, ia dan Smith bertemu di jalan. Keduanya berteduh di teras sebuah restoran kosong karena saat itu sedang hujan.
Pria tua itu menyatakan, ia tertidur di kursi roda bermotornya dan ketika bangun mendapati Smith berada di atasnya.

Ellis menuturkan kepada pihak berwenang, wanita itu mengatakan "Saya vampir. Saya akan memakan kamu" dan ia kemudian mulai menggigitnya.

Menurut laporan polisi, Ellis digigit di lengan dan bibir hingga berdarah-darah sebelum menyelamatkan diri dan menghubungi polisi. Ia kemudian dirawat dengan jahitan-jahitan di lukanya di sebuah rumah sakit setempat dan diizinkan pulang.

Setelah tiba di lokasi kejadian, polisi mendapati Smith berdarah dan setengah telanjang di tempat berdekatan, namun wanita itu mengaku tidak ingat apa yang terjadi dan tidak mengklaim dirinya sebagai vampir, kata juru bicara Kepolisian St. Petersburg Mike Puetz.

Smith, yang ditangkap pada Kamis pagi, kini ditahan dengan penetapan uang jaminan sebesar 50.000 dollar AS. (Sumber : Kompas Online).

Cara Bijak Hadapi Mantan

Written By Kelulut Klanceng on Selasa, 06 Desember 2011 | 01.56

Rp.100.000,-
Putus cinta merupakan suatu situasi yang tidak pernah mudah dihadapi. Sering kali, ruang dan waktu adalah apa yang Anda butuhkan untuk pulih dari patah hati.

Tapi, bagaimana jika mantan kekasih masih tetap berada di sekitar Anda pascaperpisahan? Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan, lebih dari 10 juta pasangan bekerja di lingkungan yang sama, seperti dikutip situs bounceback.com. Sebuah survei yang dilakukan American Greetings menemukan bahwa lebih banyak pasangan yang bertemu lewat teman daripada lewat jalan lainnya.

Kewajiban pekerjaan dan sosial juga dapat memaksa Anda untuk terus bertemu dan menjalin kontak dengan mantan kekasih, bahkan ketika itu adalah hal terakhir yang ingin Anda lakukan. Lantas, bagaimana cara menghadapinya?

Beri ruang
Jika Anda adalah pihak yang menginginkan putus, jangan memberi harapan palsu kepada mantan kekasih bahwa masih ada kesempatan untuk bersatu kembali. Berikan dia ruang seluas mungkin dan hindari kontak kecuali jika berhubungan dengan kewajiban pekerjaan atau sosial. Hal itu mungkin tidak mudah, tapi penting untuk membantu mantan kekasih melupakan hubungan yang telah kandas.

Tetap tenang
Sebagian pasangan cukup beruntung karena bisa tetap berteman setelah putus. Tapi, lebih sering yang terjadi adalah kebalikannya. Jika mantan merasa terluka dan memutuskan untuk menjelek-jelekkan Anda di muka publik, berupayalah untuk tetap tenang dan jangan terpancing membalasnya dalam bentuk apa pun. Hal itu hanya akan merusak hubungan Anda dengan teman-teman yang juga adalah teman-temannya, serta kredibilitas Anda di tempat kerja.

Bijaksana
Cepat atau lambat, Anda akan bertemu dengan seseorang yang baru dan mulai berkencan lagi. Tapi, berhati-hatilah membawa kekasih baru di sekitar mantan kekasih. Sebab, hal itu dapat menyakitkan baginya tak peduli berapa lama Anda dan dia berpisah. Hindari dorongan untuk bermesraan di depan umum sedapat mungkin.

Jauhkan teman dan keluarga
Memaksakan teman, rekan kerja, atau anggota keluarga yang kenal dengan mantan kekasih untuk berpihak pada Anda, akan membuat mereka merasa tidak nyaman dan bahkan mungkin merusak hubungan. Meski Anda merasa perlu menghindari mantan kekasih selama beberapa waktu, jangan memaksa teman atau rekan kerja melakukan hal yang sama.

Melupakan
Salah satu hal terberat dari putusnya hubungan cinta adalah mencari tahu apa yang salah. Tapi, acara sosial atau tempat kerja bukan tempat yang sesuai untuk mengonfrontasi mantan kekasih tentang hubungan Anda. Jika dia tidak ingin lagi membicarakan masalah itu secara pribadi, anggap hal tersebut sebagai pertanda bahwa Anda juga harus melupakannya.

Bersikap positif
Saat ini, Anda mungkin tidak suka terhadap mantan kekasih. Tapi, tidak ada alasan membiarkan situasi itu memengaruhi sisa hidup Anda. Tunjukan sikap ramah kepada mantan kekasih ketika sedang berkumpul bersama teman-teman, dan berusahalah menjaga hubungan kerja yang baik jika dia adalah seorang rekan kerja. Tetap positif merupakan langkah penting dalam proses pemulihan diri.

Sumber : Media Indonesia Online

Beda HIV dan AIDS

Written By Kelulut Klanceng on Minggu, 04 Desember 2011 | 01.54

Rp.100.000,-
Organisasi dunia penanggulangan AIDS (UNAIDS) menyatakan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki peningkatan tercepat dalam kasus HIV/AIDS di Asia. Sungguh pun demikian namun pemahaman masyarakat akan penyakit HIV/AIDS masih sangat rendah. Berbagai mitos yang salah masih dianggap sebagai kebenaran sehingga menimbulkan stigma dan diskriminasi.

Untuk lebih memahami penyakit ini, simak mitos seputar HIV/AIDS dan temukan faktanya.

HIV sama dengan AIDS
Fakta: Human immunodeficiency virus (HIV) adalah virus yang menghancurkan sel imun tubuh CD4, ini adalah sel yang melawan penyakit. Dengan terapi pengobatan yang baik, seseorang bisa terinfeksi HIV selama bertahun-tahun tanpa berkembang menjadi AIDS.
Seseorang didiagnosa AIDS ketika terjadi penurunan sistem imun yang bermanifestasi dengan munculnya berbagai penyakit opotunistik keganasan, misalnya TBC, herpes, toksoplasma, dan masih banyak lagi. Pada fase ini, penyakit flu pun bisa menyebabkan kematian.

HIV dan AIDS adalah penyakit homoseksual dan PSK
Fakta: Sebagian besar orang dengan HIV/AIDS (ODHA) adalah heteroseksual (berhubungan seks dengan lawan jenis) serta para pengguna narkoba jarum suntik. Data di Indonesia pada tahun 2011 76,3 persen kasus AIDS baru didapatkan dari penularan seks heteroseksual.

HIV/AIDS bisa menular lewat kontak biasa
Fakta: Kita tidak akan tertular atau menyebarkan HIV hanya dengan memeluk, mencium, berjabat tangan, atau menggunakan handuk yang sama dengan ODHA. Transmisi virus HIV hanya terjadi melalui hubungan seks beresiko tanpa kondom, menggunakan jarum suntik yang sama, serta penularan dari ibu kepada bayi.

HIV/AIDS adalah penyakit kutukan Tuhan
Fakta: Penyakit ini menular melalui darah, hubungan seksual, dan dari ibu ke bayi. Penyakit ini bisa mengenai siapa saja; pria, wanita, bayi, dewasa, homoseksual, atau heteroseksual.

Positif HIV berarti akan segera meninggal
Fakta: Setiap orang yang positif HIV memiliki ketahanan tubuh berbeda-beda. Ada sebagian orang yang perjalanan infeksi HIV menjadi AIDS berlangsung puluhan tahun dan hidup normal, seperti Magic Johnson. Tetapi ada juga yang baru hitungan bulan sudah terkena AIDS. Saat ini tersedia obat untuk memperlambat laju perkembangan virus, yakni terapi ARV. #WorldAIDSday

Urusan Mimpi Basah Serahkan Pada Sang Ayah

Written By Kelulut Klanceng on Sabtu, 03 Desember 2011 | 01.52

Rp.100.000,-
Ketika seorang anak laki-laki bertanya kepada ibunya tentang mimpi basah, maka yang banyak terjadi adalah si ibu akan kebingungan menjawab. Hal tersebut terjadi karena seorang ibu tak pernah mengalami mimpi basah. Lalu, bagaimana jalan keluarnya?

“Memberikan pengertian tentang mimpi basah merupakan tugas bapak,” kata psikolog anak, Eko Handayani. Menurut Ani, sapaan Eko Handayani, anak harus diajarkan oleh orang yang juga mengalami. Karena, jika ibu yang mengajarkan, anak justru akan sulit menangkapnya. Sama halnya ketika anak perempuan haid, ayah juga akan kebingungan saat mengajarkan bagaimana harus memakai pembalut.

Selain alasan itu, diakui Ani, anak memiliki kecenderungan malu untuk menceritakan masalah seks kepada orangtua yang beda jenis kelamin dengan si anak. “Namun, ibu juga tetap bisa memberikan pengertian secara umum. Misal, bagaimana anak harus bergaul, karena di fase ini anak telah memasuki masa puber,” kata Ani.

Sayangnya, banyak orangtua yang kurang peduli tentang masalah ini. Padahal, hal yang berkaitan dengan seks, seperti mimpi basah anak perlu tahu. “Sekarang ini jaman sudah maju. Anak bisa mengakses informasi apapun lewat internet. Karenanya, sebagai orangtua harus lebih pintar dan memberikan informasi yang tepat kepada anak, karena salah-salah anak bisa mendapatkan informasi yang salah dari internet,” kata Ani.

Karenanya, jangan malu untuk membicarakan masalah yang berkaitan dengan seksualitas kepada anak, agar anak tak mendapatkan informasi yang salah.

Orangtua juga harus tahu tahap perkembangan anak. “Misal, orangtua harus tahu kapan anak memasuki masa puber. Sehingga, sebelum masa puber tiba, orangtua sudah bisa memberikan informasi dan anak telah siap menghadapi masa puber,” kata Ani. Walau orangtua berkewajiban memberikan informasi kepada anak, namun orangtua harus pintar dalam memilah informasi apa yang patut diterima anak. Selain informasi yang bersifat umum, anak juga harus diajari hal yang teknis. Misal, ketika anak menghadapi mimpi basah, ia harus diajarkan mandi besar dan kewajiban lainnya.

Walaupun dalam hal ini ayah berperan besar, namun ibu juga bisa ikut berperan. Hal-hal teknis dan umum bisa ibu ajarkan. Ibu juga harus menggali banyak informasi yang berkaitan dengan anak, agar informasi yang diberikan kepada anak valid dan mudah diterima oleh anak. | Anita Puspitasari - Republika